HOME  |  SEJARAH  |  BERITA  |  ARTIKEL  |  SUSUNAN PENGURUS  |  ALAMAT  |  CONTACT US  |  FOTO GALERI  |
  BERITA SINGKAT

RAPAT KERJA DAERAH (RAKERDA) KELUARGA BUDDHAYANA INDONESIA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

RAPAT KERJA DAERAH (RAKERDA) KELUARGA BUDDHAYANA INDONESIA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Pada Hari  Minggu,  tanggal 14 Juli 2013 diadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Keluarga Buddhayana Indonesia Provinsi Daerah Istimewa
Baca selengkapnya


WAISAK KONGRES WANITA INDONESIA 2013

WAISAK KONGRES WANITA INDONESIA 2013

Salah satu hari raya Agama Buddha adalah hari raya Trisuci Waisak. Kata “Waisak” sendiri berasal dari bahasa Pali “Vesakha&
Baca selengkapnya


SOSIALISASI BIMBINGAN PRANIKAH DAN MUSYAWARAH DAERAH WBI PAPUA BARAT

SOSIALISASI BIMBINGAN PRANIKAH DAN MUSYAWARAH DAERAH WBI PAPUA BARAT

Kebahagian dalam perkawinan/ pernikahan  tidak bisa diukur dari mewahnya pesta perkawinan. Usai  resepsi bukan berarti perkawinan sud
Baca selengkapnya


Berita Wanita Buddhis Indonesia

RAKERDA I MAJELIS BUDDHAYANA INDONESIA, WANITA BUDDHIS INDONESIA DAN SEKBER PMVBI PROPINSI RIAU
Riau, 14-15 September 2007

RAKERDA I MAJELIS BUDDHAYANA INDONESIA, WANITA BUDDHIS INDONESIA DAN SEKBER PMVBI PROPINSI RIAU

Dari jauh sudah tampak “Great Wall” dari Wihara Paramita di Rengat,  Propinsi Riau yang kebetulan sedang mengadakan acara Baby Blessing. Di Wihara ini MAJELIS BUDDHAYANA INDONESIA, WANITA BUDDHIS INDONESIA dan Sekber PMVBI Propinsi Riau mengadakan Rapat Kerja Daerah dari tanggal 14-15 September 2007 dengan jumlah peserta 116 orang.

Pembukaan  dihadiri oleh Mahathera Jinadhammo, Bhante Khandadhammo, Pembimas Buddha Propinsi Riau Bp. Suratman Spd, Ketua Umum Wanita Buddhis Indonesia Ibu Metta Suri Citradi, Ketua Majelis Buddhis Indonesia Propinsi Riau Bp.Hermanto Lai,SH, Ketua Wanita Buddhis Indonesia Propinsi Riau Ibu Dian Pratiwi, Ketua Sekber PMVBI Propinsi Riau Sdr. Eddy Susanto beserta masing masing jajarannya,  Ketua Yayasan Wihara Paramita Bp. Arifin dan  Pengurus/ tokoh Lintas agama.

Pada kesempatan ini Majelis Buddhayana Indonesia Pusat yang diwakili oleh Ibu Metta Suri dan Majelis Buddhayana Indonesia Propinsi Riau memberikan penghargaan kepada Romo Ajie dari Wihara Paramita Rengat yang telah mengabdi selama 45 tahun. Seperti kebiasaan di Bumi Lancang Kuning ini acara dilanjutkan dengan pantun yang dilemparkan dari Mahathera Jinadhammo dalam Bahasa Jawa: “Ora butuh gogong koro butuhku sabar narimo, ora butuh gogong kayu butuhku dimen bersatu” yang artinya tidak ingin yang macam macam tapi terimalah apa adanya, tidak ingin ini itu (sekte) keinginanku hanya bersatu (dalam Buddha Dharma).  

Peserta Rapat Kerja Daerah Wanita Buddhis Indonesia berjumlah 35 orang dari 12 Wihara/ Cetya yaitu: Wihara Dharma Loka - Pekan Baru, Wihara Buddha Sasana - Bagan Siapiapi/ Rohil, Wihara Buddha Dharma – Bagan Batu/ Rohil, Wihara Dhama Shanti - Perawang/ Siak, Wihara Pubbarama Duri – Bengkalis, Wihara Paramita - Rengat/ Inhu, Cetya Sriwijaya - Teluk Kuantan/ Kuansing, Wihara Budi Bakti - Tembilahan/ Inhil, Wihara Buddha Sasana – Sei Guntung/ Inhil, Wihara Phala Viriya – Concong Luar/ Inhil, Cetya Dharma Bakti – Kuala Enok/ Inhil, Cetya Maitri Sagara – Sungai Buluh/ Inhil. Selama 2 hari peserta yang begitu dinamis telah memberikan laporan, evaluasi, rencana kegiatan kedepan dan berbagi pengalaman untuk mencapai solusi yang tepat demi kemajuan bersama.  

Penutupan Rapat Kerja Daerah Majelis Buddhayana Indonesia, Wanita Buddhis Indonesia dan Sekber PMVBI ini sangat unik dan seru dimana Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Propinsi Riau dan Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah yang keduanya mempunyai nama yang sama – Bp. Hermanto , Romo Toni memberikan kata sambutan di panggung tanpa alas kaki. Puncak penutupan oleh Wanita Buddhis Indonesia Pusat Ibu Metta Suri yang disambut peserta dengan berdiri dan semangat berapi api. Salut untuk seluruh Majelis Buddhayana Indonesia, Wanita Buddhis Indonesia dan Sekber PMVBI Riau dan penghargaan untuk Bp. Arifin (Ketua Yayasan) yang begitu lincah dengan kameranya  serta panitia Rapat Kerja Daerah Wihara Paramita Rengat yang telah dengan sukses menjadi tuan rumah dan dipuji setiap peserta (S/tsh).