HOME  |  SEJARAH  |  BERITA  |  ARTIKEL  |  SUSUNAN PENGURUS  |  ALAMAT  |  CONTACT US  |  FOTO GALERI  |
  BERITA SINGKAT

RAPAT KERJA NASIONAL III WANITA BUDDHIS INDONESIA

RAPAT KERJA NASIONAL III WANITA BUDDHIS INDONESIA


Terik matahari pulau dewata menyambut kedatangan Wanita Buddhis Indonesia yang akan mengadakan Rapat Kerja Nasional  pada  tang
Baca selengkapnya


PELANTIKAN WANITA BUDDHIS INDONESIA KABUPATEN SORONG PERIODE 2008-2011

PELANTIKAN WANITA BUDDHIS INDONESIA KABUPATEN SORONG PERIODE 2008-2011

Umat Buddha berkumpul di Hotel Mariat Jl. Achmad Yani Sorong untuk menyaksikan pelantikan Majelis Buddhayana Indonesia dan Wanita Buddhis Indon
Baca selengkapnya


SEMINAR PEMBINAAN KELUARGA HITAYA SUKAYA WANITA BUDDHIS INDONESIA PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

SEMINAR PEMBINAAN KELUARGA HITAYA SUKAYA WANITA BUDDHIS INDONESIA PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

Hujan rintik menyambut kedatangan Wanita Buddhis Indonesia dari Pangkalan Bun, Palangkaraya dan Sampit di ruang serba guna Wihara Avalokitesvar
Baca selengkapnya


Berita Wanita Buddhis Indonesia

RAPAT KERJA NASIONAL III WANITA BUDDHIS INDONESIA
BALI, 22- 25 APRIL 2010

RAPAT KERJA NASIONAL III WANITA BUDDHIS INDONESIA


Terik matahari pulau dewata menyambut kedatangan Wanita Buddhis Indonesia yang akan mengadakan Rapat Kerja Nasional  pada  tanggal 22-25 April  2010 di Hotel Puri Dibia.
Kegiatan Rakernas di awali dengan pembekalan dari Sagin wilayah V dan pembukaan oleh Drs. I Gusti Agung Kade Sutayasa, M.Si. dari Kantor Wil Departemen Agama Bali, dengan memukul gong dan penyematan tanda peserta. Beliau mengatakan organisasi wanita mempunyai peranan yang  sangat  penting dalam berbangsa dan wanita juga mempunyai kesetaraan jender dengan pria.
 
Hari berikutnya dilanjutkan dengan Pelatihan Dutadharma yang disampaikan oleh Bapak Henry Gunawan Chandra, dan dilanjutkan dengan pembahasan  Anggaran Rumah Tangga (ART) Wanita Buddhis Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Vidianto SH dan Bapak F.Sugianto S.SH. Anggaran Rumah Tangga Wanita Buddhis Indonesia dibahas secara terperinci dan jelas secara hukum disamping penjelasan tentang  perkumpulan dan yayasan. Beliau juga menegaskan setiap perkumpulan/ organisasi dan wihara harus mengurus tanda daftar ke Departemen Agama sesuai kedudukan perkumpulan  dan kedudukan wihara.

“Peran Organisasi Keagamaan (Buddhis) dalam mempercepat pencapaian "Millenium Development Goals" (MDGs) menuju masyarakat Indonesia yang aman, damai dan sejahtera”   disampaikan oleh Bapak DR.Dr.Tb.Rachmat Sentika Sp.A.Mars dengan jelas dan sangat kocak. Untuk membantu program pemerintah RI dalam pencapaian target MDGs  sangat dibutuhkan tangan mulia dari ibu-ibu,  agar banyak yang  tersentuh/  menggerak hatinya untuk menolong saudara   disekitar kita yang kehidupannya  masih  memprihatinkan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan laporan kegiatan WBI pusat tahun 2005-2010. Dalam kesempatan ini ibu  Metta Suri Citradi kembali memberikan sosialisasi perkembangan Wanita Buddhis Indonesia dan MDGs . Wanita Buddhis Indonesia sebagai bagian potensi wanita Indonesia diharapkan mampu mewujudkan kegiatan –kegiatan yang lebih membangun kemandirian masyarakat. Beliau juga memaparkan cara menata laporan kegiatan, laporan   surat masuk & keluar harus ditata secara rapi

Laporan kegiatan Wanita Buddhis Indonesia 2005-2010 dilanjutkan dari  propinsi masing-masing. Yang mana telah ada 22 propinsi  yang terdaftar yaitu : Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel,
Bengkulu,Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah ,Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Banten, dan Bangka Belitung.

Tanggal 24 April kegiatan evaluasi kerja 2005-2010 dan dilanjutkan pembuatan program kerja 2010-2015.  Program kerja yang akan datang telah memasukkan program MDGs dan pengurusan tanda daftar organisasi dan wihara ke Departemen Agama.  Disini program kerja juga ada dilaksanakan perwilayah yang mana bisa dilaksanakan beberapa propinsi bersama, misalnya Pelatihan Dutadharma, usaha perekonomian, seminar dan lain-lain.  Terakhir membuat rangkuman program  kerja dan kesepakatan kerja

Hari terakhir merupakan hari terpenting  untuk propinsi Bali, karena   diadakan pelantikan anggota pengurus Wanita Buddhis Indonesia Bali priode 2010-2015. Ketua yang terpilih adalah Ibu  Henny Suwarti. Pelantikan anggota Wanita Buddhis Indonesia Provinsi Bali dilantik oleh Ketua Umum Wanita Buddhis Indonesia yaitu Ibu Metta Suri Citradi  dan disaksikan oleh utusan dari 22 propinsi. Akhirnya Selamat kepada ketua terpilih Ibu Henny Suwarti. Semoga Wanita Buddhis Indonesia makin jaya.



Berita oleh : Kaspen SE, Ak (WBI Riau)